Nostalgia

CSC_2931 - Copy

Ada tiga objek dalam foto ini yang membuat saya memberinya judul nostalgia. Jamu Gendong, Sepeda Ontel dan Toyota Kijang.

Jamu gendong sudah mulai menjadi barang langka khususnya di Ibukota, banyak dari mereka mulai bertransformasi jadi jamu gandeng.

Lain dengan sepeda ontel, komunitasnya malah menjamur hampir diseluruh kota-kota besar di Indonesia, dan menjadi sebuah komunitas bergengsi bagi kalangan remaja dan orang tua.

Mobil Toyota kijang tua nasibnya hampir sama dengan jamu gendong, mobil ini sudah jarang berkeliaran di jalan raya. Di kampus saya malah mobil ini sudah tidak pernah dipakai lagi oleh pejabat kampus, bannya dibiarkan kempes dan jadi rongsokan. Padahal lumayan kalau dikasi kesaya buat macet-macetan.

Pasar Gede, Solo
AR Mutajalli

Iklan

Tengkiyu Mom

AR Mutajalli - Copy

Tenang darling, kamu aman dalam dekapan bunda.

Tidak ada kasih sayang yang lebih besar selain kasih sayang dari kedua orang tua, maka berbaktilah kepada kedua orang tuamu yang telah melimpahkan kasih sayangnya kepadamu jauh sebelum kamu lahir.

Sebatang yang Menentukan

CSC_28751

Batang ini bisa merusak kesehatan, baik bagi penghisapnya maupun orang yang ada disekitarnya. Mereka menyadari hal ini, di kemasannya pun tertulis jelas peringatan tentang bahaya nya jika bergaul dengan batang ini.

Namun batang ini masih tetap laku dijual, masih termasuk barang yang dibutuhkan, orang terkaya di Indonesia pun bergerak di bidang bisnis ini. Dari batang ini juga muncul banyak ide-ide ketika menemani penghisapnya mencari inspirasi.

Batang ini memberi lapangan kerja kepada ribuan buruh dan membuat dapur mereka tetap berasap.

Segala sesuatu pasti ada positif dan negatifnya, tapi bagi saya pribadi karena bukan pengkonsumsi batang ini, kadang alergi juga dengan asapnya, jadi saya harap agar para penikmatnya bisa menikmati batang ini di waktu dan tempat yang tepat.

Ketika Lisan Tak Lagi Bersua

a

Kecanggihan teknologi melahirkan generasi galau. Generasi yang dimanjakan oleh teknologi (gadget) sehingga tidak mau berproses, inginnya instan.

Otaknya masih orisinil, laku dijual, dan mahal karena tidak pernah terpakai, seperti anekdot yang sering kita dengar.

Makanya bangsa Indonesia dengan alam yang kaya, belum bisa dinikmati sepenuhnya oleh masyarakatnya sendiri.

Sebenarnya banyak yang menyadari hal ini, di Indonesia banyak orang pintar, cerdas, dan berpendidikan tinggi, namun kenapa kemiskinan, pengagguran, premanisme masih merajalela di negeri kita tercinta ini??

Salah satunya karena generasi galau tadi yang cenderung menjadi generasi instan.

Semoga kita tidak terjebak dan termasuk dalam generasi tersebut.

Bidadari Surakarta

1DSC_2285

Berkahir sudah event akbar yang diselenggarakan Asean Blogger. Acara ini ini bernama Asena Blogger Festival Indonesia (ABFI) dan berlangsung selama empat hari di Solo, terhitung mulai tanggal 9-12 Mei 2013. Selama empat hari tersebut, agenda ABFI begitu padat, mulai dari presentasi oleh Hermawan Kartajaya (President of World Marketing Association) sampai jalan-jalan keliling Kota Solo.

2DSC_2328

Peserta ABFI sangat antusias mengikuti rangkaian event akbar ini. Salah satunya Mangkunegaran Preforming Art yang berlangsung selama dua hari. Mangkunegaran Preforming Art ini menampilkan berbagai tarian dan kisah lagenda Buto Ijo yang dimainkan oleh “bidadari-bidadari” Solo. Dan inilah kecantikan bidadari tersebut yang sempat terekam oleh lensa kamera saya.

3DSC_2220

Selamat menikmati.

DSC_2216

DSC_2323

DSC_2322

DSC_2312

DSC_2310

DSC_2307

DSC_2259

DSC_2251

DSC_2248

DSC_2247

DSC_2218