Ketika Lisan Tak Lagi Bersua

a

Kecanggihan teknologi melahirkan generasi galau. Generasi yang dimanjakan oleh teknologi (gadget) sehingga tidak mau berproses, inginnya instan.

Otaknya masih orisinil, laku dijual, dan mahal karena tidak pernah terpakai, seperti anekdot yang sering kita dengar.

Makanya bangsa Indonesia dengan alam yang kaya, belum bisa dinikmati sepenuhnya oleh masyarakatnya sendiri.

Sebenarnya banyak yang menyadari hal ini, di Indonesia banyak orang pintar, cerdas, dan berpendidikan tinggi, namun kenapa kemiskinan, pengagguran, premanisme masih merajalela di negeri kita tercinta ini??

Salah satunya karena generasi galau tadi yang cenderung menjadi generasi instan.

Semoga kita tidak terjebak dan termasuk dalam generasi tersebut.

Iklan

14 thoughts on “Ketika Lisan Tak Lagi Bersua

  1. kemajuan teknologi memang punya sisi negatif dan positif, bahkan apa pun itu. termasuk menjadi autis seperti pemaparan di atas. ini memang yg perlu diintrospeksi, ^_^

    salam hangat dari bandung, mas.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s