Hot dog bugis

DSC_6158

Hot dog makanan orang asing, rasanya agak asing memang untuk lidah orang bugis. Rasanya seperti sayur basi, katanya sih itu mayonesnya. Tapi bagi saya, seasing apapun makanan itu tetap habis juga, namanya juga lapar.

Padahal disebelah saya banyak yang sisa loh, mengkin mereka gengsi atau malu kalau tidak menyisa makanannya, maklum pola hidup orang kaya [itu menurut pengamatan saya].

Soal harga saya sih tidak ambil pusing, karena saya punya cara sendiri untuk bisa mencoba dan menikmati makanan ini tanpa harus bayar.:: 😀

Jajanan Sekolah

DSC_3916

Masih ingatkan waktu jaman SD? Kita bebas beli apa saja, makan apa saja, tanpa harus memikirkan makanan itu sehat atau tidak. Seingat saya juga waktu itu tidak pernah sakit gara-gara jajan sembarangan.

Tapi sekarang kok saya agak pilih-pilih yah kalau cari makan di pinggir jalan. Mungkin karena efek nonton tv yang menyiarkan bahaya jajanan pinggir jalan yang dicampur pengawet berbahalah, dicampur bangkailah, pokonya yang menyeramkan, yang bikin nafsu makan kita hilang.

Tapi menurut saya sih, mungkin itu politik bisnis aja. Biar orang pada makan di super market atau mini market yang menyediakan makanan siap saji. Yang masya Allah kalau kita liat sekarang sudah menjamur dimana-mana.

Semoga kita bisa kembali kemasa kecil kita dan pedagang kecil khususnya pedagang makanan pinggir jalan tidak kehilangan pelanggannya.

Semoga :D

Pisa Cafe Mahakam

DSC_5205

Akhir-Akhir ini kayaknya saya sering ke cafe ini. Lumayan ngafe gratis, dapat undangan dari mana-mana. Tempatnya asyik, cocok banget buat kumpul-kumpul.

Cafe ini ada tiga lantai. Lantai pertama biasa kayak cafe-cafe pada umumnya, ada meja, kursi dijejer rapi berdekatan, ada meja barnya juga. Lantai dua lebih kek ruangan serba guna, lebih sering dipakai untuk acara-acara komunitas, organisasi, dll. Ada LCD, sound system, alat musik, meja, kursi, dll.

DSC_5128

Nah, yang keren lantai 3. Lebih privasi, bisa menatap langsung ke langit. Lumayan buat lepas penat. Lebih romantis tempatnya, cahaya lampunya redup-redup, terus mejanya kayak di atas kolam gituh, keren deh pokoknya. kayak gambar di atas tuh. Oia, lantai 3 ada mushollah juga.

DSC_5151

Ini salah satu menunya, Nasi ikan asam manis. Namanya juga cafe makanannya bukan untuk mengenyangkan. Kalau mau kenyang makan di warteg 😀 yang penting tampilannya elegan dan keliatan mahal.

DSC_5121

Nah, ini nih yang paling saya suka di Pisa Cafe Mahakam, karya seni tiga dimensi yang dipajang di dinding lantai dua, kerrreennn.. balok kayu kecil gitu disusun tingginya nggak beraturan, dan hasilnya sebuah karya seni yang beautifullll… 😀

Oia, Cafe ini tempatnya deket blok M. Kalau udah di blok M tanya dah sama tukang gorengan deket situ, pasti pada tau dah, semoga.. 😀

Masakan Terenak di Dunia

DSC_3272

Walaupun rasanya amburadul, tapi bagi saya ini adalah masakan terenak pertama yang pernah saya masak. Karena hari berikutnya masakan saya semakin enak dan lezaatt ruarrr biassaaa..

Masakan ini saya kasih nama Cumi mata satu ala Chep AR Mutajalli.

Ciyeee..

Lunch

DSC_0325++

Beberapa menu yang saya ambil ketika acara #BloggerBicara bersama Blogdetik di Cafe Demang. Sebelum disantap saya abadikan dulu. Seperti anak kosan pada umumnya yang namanya gratisan pasti matanya merem melek liat makanan enak. kebiasaan saya kalau dapat makanan berlimpah seperti ini saya lebih banyak mengambil lauk daripada nasinya.

Ayam Semur

DSC_0014++

Food merupakan salah satu bidang/jenis dalam fotografi. Ini merupakan postingan saya yang pertama tentang foto food. Saya tertarik dengan food karena dalam pertemuan dengan teman-teman Nikonly beberapa waktu lalu ada teman yang menunjukkan beberapa foto-foto foodnya. Katanya yang membuat mereka tertarik dengan pemotretan food karena modelnya bisa dimakan.